Sponsors

Minggu, 10 Maret 2013

Spin vs Ertiga vs Xenia


Small MPV adalah segmen yang sangat menggairahkan. Hampir dipastikan kalau mobil yang masuk segmen tersebut akan menjadi tulang punggung penjualan dari pabrikannya. Apalagi kalau bukan karena karakter konsumen Indonesia yang banyak membutuhkan mobil hemat dan muat banyak orang maupun barang. Tak heran kalau sudah cukup banyak pabrikan yang 'nyemplung' ke segmen menengah kebawah ini. Termasuk Chevrolet Spin yang meluncur pada bulan April.

Walaupun saat komparasi ini dibuat Spin belum dijual, penulis buru-buru mengkomparasikannya dengan dua rival tangguhnya, Ertiga dan Xenia. Avanza disingkirkan dahulu dan digantikan Xenia. Dengan kapasitas mesin yang berbeda pada setiap kontestan, apakah komparasi ini akan berlangsung seru?

CHEVROLET SPIN 1.5 LTZ M/T



Si penantang baru ini menawarkan banyak kelebihan, seperti banyak pilihan mesin, performa, handling dan fitur. Ia menyediakan mesin 1.2 liter (bensin) 1.3 liter (diesel) dan 1.5 liter (bensin). Ia juga menawarkan speedometer digital, transmisi otomatis 6-speed triptonic yang tidak dimiliki rivalnya. Diatas kertas memang bagus, namun bagaimana prakteknya? Ia belum dites lengkap, sehingga beberapa data belum didapatkan.


Desainnya lebih berani daripada pesaingnya yang biasa saja. Begitu juga di interiornya. Futuristis, apalagi dengan speedometer digital yang stylish, seperti pada Bajaj Pulsar. AC triple blower, lagi-lagi berbeda dengan rivalnya. Posisinya mirip seperti di bus maupun pesawat. Baris ketiga hanya untuk anak-anak, seperti small MPV lainnya. 

Sayangnya, beberapa konsumen mengeluhkan kerasnya jok baris kedua dan tidak bisa dimaju-mundurkan. Padahal itu penting untuk meningkatkan kenyamanan. Untungnya performa terasa cukup kuat untuk mesin 1.485 cc-nya, handlingnya juga mantap.

Futuristis!
Diantara para pesaingnya, ia memiliki pilihan mesin terbanyak, ada tiga. Mesin 1.2, 1.5 dan diesel 1.3. Dengan senjata-senjatanya itu, mampukah ia merebut pasar para rival?


DAIHATSU XENIA 1.3 R SPORTY M/T

Sporty seperti namanya

Tampil dengan paket Sporty, Xenia menyuguhkan aksesori Front Bumper Guard, Rear Bumper Guard, Spoiler, emblem Sporty, dan lain-lain. Ia juga menyediakan head unit 2-DIN yang dapat menampilkan display kamera mundur, GPS dan DVD.


Sudah cukup dengan paket Sporty-nya, ia memakai mesin yang sama dengan Avanza 1.3, yaitu 1.298 cc 4 silinder 92 dk DOHC VVT-i. Cukup responsif, tapi agak lemah. 0-100 km/jam hanya ditempuh dalam waktu 11,7 detik. Kalah dari Ertiga yang mampu mencetak angka 10,62 detik. Desainnya walaupun keren, tapi membosankan mengingat ada banyak Xenia yang muncul di jalanan.


Interiornya terkesan lega dengan warna cerah, beige namun terlihat kurang mewah dan membosankan. Untungnya, head unit yang bermonitor telah terpampang di dasbor, sayangnya belum terintegrasi seperti Ertiga maupun Avanza Veloz.Oh ya, karena penambahan airbag setir berubah.


Mesinnya biasa saja, tidak banyak keistimewaan dari mesin ini.

SUZUKI ERTIGA 1.4 GX DOUBLE BLOWER M/T


Telah dilengkapi double blower, ia semakin siap menghadapi pesaing yang semakin banyak. Dibanderol 172,8 juta rupiah, value-nya tetap baik, walaupun tidak sebaik saat ia pertama diluncurkan dengan 165 juta rupiah. Sebagai tipe tertinggi, ia telah dilengkapi immobilizer, MID, kontrol audio di setir dan dua airbag.

Elegan dengan back garnish

Sebagai varian double blower, ia mendapat penyegaran di gril dan ditambah dengan number plate garnish yang menambah kemewahannya. Untuk number plate garnish hanya tersedia di tipe ini, GX.


Interiornya mirip All New Swift, hanya berbeda warna dan beberapa detail. Visibilitas ke depan cukup luas, posisi mengemudi juga mirip sedan, sehingga lebih enak dikemudikan. Mesinnya efisien, dapat mencetak angka 18 
km/l di jalan tol. 95 daya kuda rasanya cukup baginya.


Logikanya, bila ditambah AC double blower maka kerja mesin akan makin berat, konsumsi BBM makin boros dan performa berkurang. Mungin tidak terlalu signifikan, tapi yang pasti akan berubah nilai akselerasi dan konsumsi BBM-nya. Spesifikasi dibawah ini memakai data Ertiga single blower, juga konsumsi BBM-nya.





 Suzuki Ertiga GX 
Chevrolet Spin LTZ M/T
 Daihatsu Xenia Sporty M/T
 Harga
 Rp 172,8 juta
 Rp 167,7 juta
 Rp 173,3 juta
 Mesin/kapasitas
 4 inline/1.373 cc
 4 inline/1.485 cc
 4 inline/1.298 cc
 Tenaga maksimum
 95 dk/6.000 rpm
 104 dk/6.000 rpm
 92 dk/6.000 rpm
 Torsi maksimum
 130 Nm/4.000 rpm
 141 Nm/4.000 rpm
 119/4.400 rpm
 Transmisi 5-speed
 5-speed manual/fwd
 5-speed manual/fwd
 5-speed manual/rwd
 Panjang/wheelbase
 4.265 mm/2.740 mm
 4.260 mm/2.620 mm
 4.140 mm/2.665 mm
 Lebar/tinggi
 1.695 mm/1.685 mm
 1.735 mm/1.664 mm 
 1.660 mm/1.695 mm
 Kapasitas tangki/ban serep
 45/full size
 50 liter/full size
 45 liter/full size
 Ground clearance
 185 mm
 157 mm
 200 mm
 Ukuran ban
 185/55 R15
 195/65 R15 
 185/70 R14
 Bobot 
 1.180 kg
 N/A 
 1.065 kg 
 NON-SPESIFIKASI
 0-100 km/jam
 10,62 detik
 10,5 detik (estimasi)
 11,7 detik
Konsumsi BBM (tol)
 18 km/l
 15-16 km/l (estimasi)
 16,8 km/l



  Suzuki Ertiga
Chevrolet Spin
Daihatsu Xenia  
 Harga
 8
 8
 Performa
 9
 7
 Pengendalian
 8
 6
 Kenyamanan
 8
 7
 Kepraktisan
 8
 9
 Akomodasi
 8
 8
 Eksterior
 7
 7
 Interior
 8
 7
 Fitur
 8
 9
 Fun to drive
 8
8
 7
 Total
80
86
75


1
2
3
Chevrolet Spin
Suzuki Ertiga 1.4 MT GX
Daihatsu Xenia 1.3 MT Sporty
+ Akselerasi, handling, fitur
-  Jaringan servis kurang banyak
+ Kehematan BBM, posisi mengemudi, kenyamanan
-  Fitur, varian kurang banyak
+ Fitur, navigasi, kepraktisan
-  Desain interior, pengendalian, tenaga minim


KESIMPULAN

Menurut penilaian penulis, si pendatang baru layak menjadi pemenang. Fitur melimpah, harga yang terendah, pengendalian hebat dan interior keren menjadikan Chevrolet Spin-lah pemenangnya. 

Sementara itu Suzuki berada di posisi kedua, dengan fun-to drive nya dan performa baik. Sayangnya, Ertiga masih kalah fitur dengan Spin. Interiornya juga kurang baik dibandingkan dengan Chevrolet. 

Daihatsu Xenia harus puas berada diurutan ketiga. Kepraktisannya tidak mampu menolongnya masuk ke posisi terakhir. Bukan berarti Xenia buruk karena keberadaan GPS dan kamera mundur hanya pada Xenia. Begitu pula bumper guard yang sporty itu.

Grand Livina 2013 : Tertangkap Di Malaysia



Setelah sebelumnya Livina hatchback tertangkap basah di China, kini Grand Livina telah mendarat di Malaysia. Ia ditemukan tanpa penyamaran sedikitpun.

Masih mirip dengan yang di China, hanya ini Livina 7-seater dan mengadopsi pelek yang berbeda.
Siluet bodinya masih mirip dengan yang sekarang, tapi bumper depan, belakang, gril, lampu depan-belakang dan pintu bagasi berubah. Lampu belakang mirip seperti milik Sportage terkini. Begitu pula spion dan kaca bagasi juga didesain ulang.

Perubahan ini menjadikan andalan Nissan ini semakin sporti. Untuk interior belum terdeteksi, tapi dipastikan akan berubah cukup banyak, seperti eksteriornya. Untuk mesin, kemungkinan cuma ditambah dual injector seperti punya Juke.

Mantap! Sportage wanna be.

Perubahan ini dibutuhkan untuk menahan gempuran dari pesaing baru yang terus bermunculan. Diprediksi akan meluncur sebentar lagi di mancanegara, tapi Indonesia disinyalir akan mendapatkan Grand Livina baru ini pada pertengahan Mei. Gosipnya juga ia bisa muncul kuartal kedua. Apa desainnya lebih baik atau lebih buruk? Anda saja yang menilai. Generasi terbarunya bisa jadi muncul antara 2014-2015, dengan kemungkinan memakai basis Nissan Note terbaru.





Sumber Foto : paultan.org

Rabu, 06 Maret 2013

All About Chevrolet Spin : Dirakit Di Indonesia



Setelah berbagai spy shot dan rumor, akhirnya beberapa informasi Spin telah dilontarkan Chevrolet Indonesia.

Sabtu, 16 Februari 2013

Evina : Best National Car


Setelah Tucuxi gagal, Evina yang lebih terjangkau pun bersinar. Evina yang akan dibanderol Rp 135-200 juta ini memiliki tenaga dan torsi yang memadai, 68 dk dan 176 Nm. Sangat kencang untuk city car listrik. 
Beberapa part diambil dari Hyundai Atoz, seperrti lampu belakang yang dipotong di bagian lampu mundurnya, kacanya, dan lain-lain. Sementara lampu dan bumper depan Terios/Rush diambil, jadilah ia bermuka Terios. Pelek jari-jari 14 inci menambah penampilan Evina, elegan dan juga sporty.


Oh yeah. Mewah di belakang, walaupun lampu Atoz jadul yang dipotong itu mengganggu pemandangan.


Dasbornya mengadopsi milik Avanza dengan setir dan beberapa detail yang dibedakan. AC, audio tersedia seperti biasa. Speedometernya diganti dengan layar futuristik 10 inci bermerek Shihlin.


"Selamat menikmati perjalanan anda dengan mobil listrik nasional". Itu salah satu penggalan sambutan saat Evina dinyalakan. Tiadanya suara membuat kita merasa aneh mengendarainya. Eits... transmisinya hanya P, F, dan R. Tidak ada D1 atau D2 karena mobil listrik hanya butuh satu gigi. For your information, F adalah pengganti D.


Sekali charge 4 jam, bisa jalan 135 km. Lumayan juga, kalau gak jauh-jauh perginya. Mobil ramah lingkungan ini akan dijual pertengahan tahun ini. Berminat? Siapakan daya 4.000 watt untuk mengecas mobil ini, dan putuskan akan membeli warna hitam, hijau, putih atau pesan sendiri warnanya.





Minggu, 10 Februari 2013

Subaru XV : Dua Genre


Berbasis Impreza, bermodel SUV. Itulah XV yang telah diperkenalkan pada IIMS tahun lalu. Menurut Subaru, ia adalah crossover, namun nyatanya ia memakai mesin 1.995 cc boxer 150 dk, pantas menjadi rival Tucson, Sportage, CX-5, dan kawan-kawan.

Sabtu, 09 Februari 2013

Renault Duster : Dipasarkan di IIMS 2013


Renault akan aktif kembali pada IIMS 2013, dan jualan utamanya adalah Renault Duster, penantang Rush-Terios. Ia hanya menyandang mesin diesel 1.461 cc 83 dk. Lemah, namun konsumsi BBM-nya sangatmemukau bagi sebuah SUV, yaitu 20,45 km setiap liter solar. Namun penulis kurang yakin Duster akn laris.

Nah, ia sudah pernah tertangkap di sarangnya, dan di jalanan Parung seperti diatas ini. Duster juga sudah lulus uji tipe, dengan nomor TPT 74/IUBTT/TPT/1/2013 dan 75/IUBTT/TPT/1/2013. Satu ganjalannya adalah ia hanya tersedia dengan transmisi manual. Mengingat kondisi di kota besar yang sering macat macet, transmisi cukup dipertimbangkan oleh konsumen.


Interiornya lebih mewah dari eksteriornya dengan warna two-tone yang cerah. Head unitnya sudah terintegrasi, mewah. Telah dilengkapi dua buah airbag di tipe termewah, membuat keamanannya lebih terjamin. Sayang, ia hanya muat lima penumpang. Mengingat karakter konsumen disini yang mementingkan daya muat, rasanya Duster akan sulit bersaing dengan Terios. Namun di India Renault memberi opsi 7-seater, dengan bangku berhadapan satu-satu. Seperti ini :

Pinter ngakalinnya, Renault. Ya, lumayan buat nambah-nambah
 kapasitas
Kemungkinan Indonesia akan diberi opsi bangku belakang, atau malah jadi standar, karena 7-seater yang selalu laris disini. Pendek kata, Duster menarik juga.






Toyota Vios Baru : Apakah Masih Akan Menjadi Taksi?


Akhirnya! Setelah lama nunggu bocorannya, Vios baru pun menampakkan dirinya di Thailand. Dengan warna merah mencolok, Vios ini memakai pelat 'VIOS' di tempat plat nomornya. Kayaknya ia sedang menjadi bintang iklan untuk peluncurannya tahun ini.

KIA Sorento : Mengaspal Maret


Ditampilkan di IIMS 2013, pesaing CR-V ini siap dijual Maret 2013 dengan kisaran harga Rp 375-385 juta. Awalnya penulis menyangka ini adalah rivalnya Pajero Sport. Namun, ia bermesin bensin 2.400 cc dengan tenaga 176 dk, sehingga ia lebih layak bersama CR-V 2.4, Grand Vitara, X-Trail 2.5 dan Captiva  bensin 2.4. Bukankah sudah ada Sportage di kelas tersebut? Mungkin karena kapasitas mesinnya yang berbeda. 
Sementara Grand Vitara masih 5-seater dan CR-V hanya memberi opsi 7-seater, Sorento sudah mengusung kapasitas tujuh penumpang sejak awal. Ia juga dilengkapi panoramic roof, Auto AC dangan dual zone, serta head unit dengan monitor dan GPS, Sorento layak menjadi mobil yang mewah. Andai saja ia juga dibekali mesin 2.2 CRDi Diesel, ia juga bisa bertarung bersama Hyundai Santa Fe untuk menggempur 'tiga serangkai' Fortuner-Pajero Sport-Everest.


Untuk sementara SUV ini sudah bisa dipesan di pulau Jawa, Bali dan NTB.


Ini dia videonya:



Sabtu, 02 Februari 2013

Harga dan Varian Chevrolet Spin Bocor!



Dikutip dari dapurpacu.com, harga spekulasi Spin bocor. Dan salah satu yang penting, variannya juga bocor. Berikut bocorannya:

All New KIA Carens : Hadir Sebentar Lagi


UPDATE : All New Carens telah diluncurkan dan dibanderol mulai Rp 249,5 juta versi manual M/T dan Rp 262,5 juta versi otomatis dalam keadaan on-the road Jakarta.

Untuk komparasi Carens dengan Kijang Innova dan Grand Livina, klik di sini.

Mobil yang didesain oleh Peter Schreyer ini memiliki value yang sangat menarik. Misalnya Smart Parking Assist, keyless entry, electric parking brake, cruise control, dan lain-lain. Wuih... Menurut Kia Indonesia, harganya akan terjangkau, dan dimasukkan mesin 1.600 cc dan 2.000 cc. Desain menarik sudah pasti menjadi senjata awal Carens di Indonesia.


Soal peluncuran, Kia Indonesia mengatakan akan meluncurkan mobil keluarga ini bulan Juni atau Juli. All New Carens ini akan menjadi tulang punggung Kia di Indonesia, karena lihat saja pabrikan yang masuk ke kelas Compact atau Medium MPV sukses besar. Prediksi penulis mobil ini harganya ada di rentang 170-270 juta. Karena dua pilihan mesin tadi, Carens bisa melawan Avanza Veloz, Ertiga, Spin, Kijang Innova, bahkan Chevrolet Orlando yang sudah ada di angka 330 jutaan. 


Baca Juga :


Ini dia videonya:





Mazda CX-9 Dengan Desain Kodo


Desain Kodo membuat tampangnya mirip CX-5 yang baru meluncur tahun lalu. Desain Kodo uga membuat wajahnya makin keren, tanpa mengurangi kesan mewah.

Jumat, 01 Februari 2013

Isuzu Panther : Tangguh


Sudah tahun ke-11 sejak kedatangan Panther generasi ketiga ini, dan pamornya pun memudar seiring usia. Dahulu, ia adalah pesaing dari Mitsubishi Kuda Diesel dan Toyota Kijang Diesel. Namun Kijang berevolusi, dan Kuda berhenti diproduksi. Jadilah ia tidak mempunya rival dekat. Senjatanya pada dekade ini utamanya adalah mesin diesel yang tangguh dan irit. Itu yang membuat 'Raja Diesel' ini lebih dilirik. Gosipnya, generasi keempatnya akan diluncurkan tahun ini juga.


Terakhir disegarkan pertengahan 2011, dengan ubahan di pelek, lampu belakang, 3rd row seat locking, dan penambahan warna putih. Stiker memanjang dari depan ke belakang tidak memberikan kesan norak, malah keren. Motif di stiker juga diterapkan di cover ban serep di bagasi yang dibuka menyamping.


Mesin 4JA1-L yangterbukti satu dasawarsa tangguh dan irit, malah pernah dipecahkan rekor konsumsi BBM Panther, 33 km/l. Namun tenaganya tetap lemah walaupun dengan turbo. 80 dk, figur yang mirip dengan mobil bermesin 1.200 cc. Tak heran ia butuh tak kurang dari 19,2 detik untuk mencapai 100 km/jam sejak berhenti karena bobotnya yang mencapai 1,6 ton.


Kabinnya sederhana dengan warna cerah. Namun masih ada nuansa mobil lamadari dalam. Kabinnya
lega dan cukup nyaman untuk sebuah SUV.

Sulit mencarikan rival untuk si Diesel ini. Yang terdekat yaitu Kijang Innova 2.5, namun Panther lebih bergenre SUV daripada MPV. Toyota Fortuner masih terlalu jauh untuknya. Pendek kata, dengan harga Rp 214 sampai 267 juta, mobil ini cukup menarik untuk dipinang, bila anda tidak masalah dengan model lama.

Sabtu, 26 Januari 2013

Ternyata Spin 1.500 cc!



Tidak seperti yang diberitakan sebelumnya, ternyata Chevrolet Spin memakai mesin 1500 cc, tepatnya 1485. Info itu didapatkan dari website TPT Online yang didalamya ada daftar mobil. Sebelumnya diberitakan Spin akan memakai mesin Aveo. Tapi mungkin dianggap kurang bertenaga. Soal tenaga dan torsi, belum ada informasi. Namun yang pasti Spin akan dirakit di Indonesia, tepatnya di Pondok Ungu pada tahun ini.

Sebelumnya telah tertangkap basah oleh penulis

Oh ya, selain itu Spin sudah mejeng di website resmi Chevrolet Indonesia, namun belum ada spesifikasinya. Semoga sukses, Spin!


Link-nya ada disini. TPT-Online Kemenperin

Hah? 'Mazda Ertiga?!'


Tiba-tiba saja, Ertiga berlogo Mazda muncul di pabrik Suzuki di Tambun, Bekasi. Oh, ternyata ia bernama VX-1. Itu terlhat di emblem yang tertampang di buritan mobil.

SPY SHOT : Chevrolet Spin


Yess! Sebuah keberuntungan besar bagi penulis karena menemukan Chevrolet Spin di daerah penulis di Bintaro, Tangerang Selatan. Seperti biasa, logo-logonya ditutup rapat oleh lakban hitam. Uniknya, sehari sebelum penangkapan basah ini Auto Bild juga menemukannya. Mungkin Chevrolet sedang gencar mengetes Spin, jadi bisa ditemukan dimana-mana. Sayang, karena pengemudi Spin melajukan mobilnya kencang, penulis tidak berhasil mendapat foto depannya. Mesinnya disinyalir mempunyai tiga pilihan, 1.2 Bensin, 1.4 Diesel dan 1.5 Bensin. Tampaknya Chevrolet sedang menebar ancaman. Awas, Avanza, Xenia, Ertiga!