Sponsors

Tampilkan postingan dengan label Chevrolet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chevrolet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Maret 2014

Chevrolet Spin Facelift 2014 Tertangkap Basah


Pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada April 2013, saat itu Spin langsung booming di Tanah Air ini. Desain keren, mesin diesel dan fitur lengkap menjadi alasan. Inden pun mengular.

Namun kini Spin seakan kehilangan pamor apalagi setelah Honda Mobilio menyerang. Makanya Chevrolet menyiapkan strategi dengan mengeluarkan Spin facelift. Mereka pun sedang mengujinya.

Terlihat pada spyshot dari detikOto lampu depan dan pelek berwarna hitam smoke dan bodykit overfender yang disamarkan stiker segitiga. Apakah ini Spin crossover seperti yang digosipkan sebelumnya? Tunggu saja tanggal mainnya.

Selasa, 24 Desember 2013

Mobil Baru Rp 200 Jutaan


Jaman ini mobil berharga Rp 200 jutaan dinilai adaah banderol yang ideal. Kini kami akan merangkum beberapa rekomendasi mobil baru yang harganya sekitar Rp 200 jutaan dari berbagai jenis. Agar fleksibel kami tetapkan selisih +-Rp 10 juta. Harga per 22 Desember 2013. Apa saja?

CHEVROLET SPIN 1.3 TDCi LTZ A/T - RP 195,5 JUTA


Penantang dari Negeri Paman Sam ini menawarkan banyak kelebihan, misalnya banyak pilihan mesin, performa, handling dan fitur. Ia menyediakan mesin 1.2 liter (bensin) 1.3 liter (diesel) dan 1.5 liter (bensin). Ia juga menawarkan speedometer digital, transmisi otomatis 6-speed triptonic yang tidak dimiliki rivalnya. Nah yang beda dari tipe diesel adalah konsumsi BBM-nya yang mendapat penghargaan teirit BBM dari Auto Bild Award 2013.

DAIHATSU TERIOS TX M/T ADVENTURE - RP 206,4 JUTA


Terios memang telah lalu-lalang sejak 2007 tanpa perubahan besar, namun buktinya Terios tetap eksis di pasar otomotif Indonesia dan dapat terjual ribuan unit per bulan. Dengan paket Adventure, Terios tampil makin gagah dengan bumper guard, overfender, foot step dan lain-lain. Untungnya harganya tak naik banyak sehingga tipe TX Adventure masih bisa masuk zona 200.

Tipe lain di zona 200 : Daihatsu Terios TX M/T - Rp 199,7 juta

FORD FIESTA 1.5 TREND A/T - RP 206,5 JUTA


September lalu Fiesta baru saja disegarkan dengan beberapa ubahan pada eksterior, interior dan mesin. Eksterior tidak banyak ubahan, namun cukup mengubah wajahnya secara keseluruhan. Sebagai upaya Ford menambah value dari Fiesta, beberapa fitur kenyamanan ditambahkan. Seperti keyless entry, tombol Start/Stop Engine, sensor hujan dan AC climate control. Nah, tipe yang kami rekomendasikan adalah tipe Trend karena ia masuk zona 200.

Tipe lain di zona 200 : Ford Fiesta 1.5 Trend M/T - Rp 196 juta

HONDA MOBILIO PRESTIGE A/T - RP 192 JUTA (ESTIMASI)


Mobilio Prestige adalah tipe tertnggi di keluarga Mobilio diatas tipe S, E dan E CVT. Perbedaannya ada pada pelek yang lebih mewah. Perbedaan juga ada pada beberapa aksen krom di foglamp, pintu samping, dan diatas plat nomor belakang. Tipe ini pun satu-satunya Mobilio yang masuk ke zona 200.

HYUNDAI GRAND AVEGA GL A/T - RP 191,5 JUTA


Hadir sejak 2011, Grand Avega diposisikan sebagai pengganti Avega yang sudah mulai uzur. Penggantinya ini punya tampilan yang berbeda 180 derajat. Bila Avega dipasang sebagai sedan liftback yang terjangkau -- harganya hanya setengah dari Honda City-- tak demikian halnya dengan Grand Avega. Karena Grand Avega sudah masuk zona 200 untuk tipe GL A/T.

MAZDA2 SPORT M/T - RP 203,4 JUTA


Tahun lalu bersama saudara sedannya ia baru saja disegarkan untuk memantapkan posisi di kelas Compact Hatchback. Dan terbukti perubahan itu cukup bermanfaat. Kini Mazda telah memasang In Car Entertainment dan lampu LED yang lebih terang dan hemat energi. Tipe Sport sebenarnya adalah tipe Mazda2 yang CBU dari Jepang, sedangkan lainnya dari Thailand. Dengan pelek 16 inci tipe Sport tampil lebih gaya dibanding tipe V.

Tipe lain di zona 200 : Mazda 2 V M/T - Rp 193,8 juta
                                     Mazda 2 V A/T - Rp 204,1 juta


MAZDA VX-1 R A/T - RP 193 JUTA


Ini dia small MPV pertama dari Mazda sepanjang masa. Tujuan utama VX-1 dibuat sebenarnya lebih untuk menambah variasi produk Mazda, bukan menambah volume penjualan.Perbedaannya pada Ertiga hanya pada tampilan, misalnya spoiler depan-samping-belakang, gril, foglamp, handle pintu krom, side moulding dan lain-lain. Didalam ada wooden panel dan jok kulit yang menambah kemewahan VX-1.

NISSAN MARCH 1.5 A/T - RP 191 JUTA


Secara produk, March akan berada satu kelas dengan Honda Brio, Mitsubishi Mirage, dan Toyota Etios Valco. Karena memiliki pilihan mesin 1.500 cc, maka March juga akan menggoyang pasar Compact Hatchback yang dikuasai oleh Honda Jazz dan Toyota Yaris. Walaupun begitu March yang satu ini harganya masih agak rendah yaitu Rp 191 juta dan masuk zona 200.

NISSAN GRAND LIVINA 1.5 XV CVT - RP 209 JUTA


Setelah disegarkan, Grand Livina semakin memikat dengan penyegaran besar alias major change. Moncong dan buritan berubah drastis, walau disisakan sedikit aroma Livina. Dengan harga 209 juta rupiah, varian yang satu ini hanya terkoreksi Rp 3 juta dari model lama/

Tipe lain di zona 200 : Nissan Grand Livina 1.5 XV M/T - Rp 199 juta

SUZUKI ERTIGA GX ELEGANT A/T - RP 199,7 JUTA


Ertiga Elegant adalah versi upgrade yang basisnya didapat dari Ertiga GX. Ubahannya meliputi body kit, foglamp ornament, lower grilll ornament, side moulding dan sebagainya. Anda perlu merogoh kocek Rp 200 juta kurang Rp 300.000 untuk mendapat Ertiga special edition ini.

TOYOTA AVANZA VELOZ 1.5 S A/T - RP 195 JUTA


Avanza Veloz diposisikan sebagai flagship dan punya fitur paling lengkap dibanding saudara-saudaranya. Begitu pula mesinnya yang berkapasitas 1.495 cc, tidak seperti tipe E dan 1.3 G yang hanya 1.298 cc. Bumper depan bernafaskan V-shape membuat Avanza Veloz terlihat lebih berkarisma. Dengan segala upgrade yang terjadi, Avanza Veloz akhirnya dibanderol Rp 195 juta untuk matik.

TOYOTA RUSH G M/T - RP 205,6 JUTA


Sama seperti Terios, Rush dirancang sebagai SUV yang 'dikawinkan' dengan MPV. Dengan resep itu, mereka laris manis bak kacang goreng. Apalagi dengan mesin ekonomis, 1.500 cc bertenaga 109 hp membuatnya disukai oleh orang yang ingin irit. Sayang, ttipe terendahnya saja telah melampaui angka Rp 200 juta.

Selasa, 15 Oktober 2013

Aneka Ragam Rebadge Nissan Evalia


Nissan Evalia ternyata cukup diminati. Bukan hanya diminati konsumen, tapi juga diminati produsen mobil lain yang ingin me-rebadge Evalia atau NV200. Mungkin karena fungsionalitasnya, karena NV200 juga tersedia dalam tipe blind van atau tanpa jendela belakang, mengadopsi pintu geser dan kabin yang luas. Apa saja merek-merek Evalia selain Nissan? Simak terus.

MITSUBISHI DELICA D:3


Mitsubishi me-rebadge Evalia/NV200 dengan nama Delica D:3. Tampangnya tak jauh beda, bedanya pada gril yang lebih mewah dan menampilkan logo 'Tiga Berlian' Mitsubishi. Lalu pelek juga diganti dengan versi mereka sendiri.


Begitu juga di dalam, bahkan desain setir tak diubah, hanya disesuaikan agar dapat ditempeli logo Mitsubishi. Tersedia transmisi matik, namun terlihat belum dipasangi head unit. Delica D:3 dijual sejak Oktober 2011 di Jepang.

Untuk mesinnya, Mitsubishi membenamkan mesin 4 silinder berkapasitas 1.600 cc. Mereka mengklaim bahwa konsumsi mobil ini mencapai 12,8 km/liter untuk Tipe G dan 13,2 km/liter untuk Tipe M.

ASHOK LEYLAND STILE


Ashok Leyland Stile belum lama ini diluncurkan di India dalam tiga tipe yaitu LE, LS dan LX. AC, power steering, tilt steering-adjustable dan kursi yang dapat dilipat telah hadir di seluruh tipe. Bila dibandingkan dengan Evalia wajahnya banyak berubah.


Bila diperhatikan lagi lampu belakang Stile berbeda dengan milik Evalia. Bila Evalia bentuknya membulat, Stile dibuat agak mengotak.


Interior tak beda jauh bila dibandingkan dengan Evalia versi India. Namun sangat berbeda dengan Evalia versi Indonesia. Bercorak beige dan abu-abu, interior Stile cukup mewah.

Stile dipasangi mesin diesel K9K racikan Renault 1.500 cc yang dapat menghasilkan 75 dk dan torsi besar 185 Nm. Stile diklaim mampu mendapat figur konsumsi BBM 19,5 km/l.

CHEVROLET CITY EXPRESS


Belakangan Chevrolet tertarik untuk me-rebadge Evalia/NV200. Sehingga lahirlah City Express. Tak seperti Delica D:3 dan Stile yang merupakan mobil keluarga, Chevrolet lebih tertarik menjadikan City Express sebagai blind van atau cargo van. Ini berkaitan dengan selera orang Amerika. City Express baru akan dijual pada musim gugur 2014 di Kanada dan AS.


Pintu bagasi dapat dibuka seperti pintu lemari atau terbelah. Sehingga bongkar muat baran bisa lebih mudah. Selain itu pintu depan dan pintu geser dibuat menjauh tak seperti Evalia biasa.


Interornya cukup mewah untuk ukuran mobil niaga. Head unit 2-DIN bermonitor telah terpasang di kabin City Express ini. Transmisi matik pun disematkan pada City Express. Oh ya, desain setir mirip dengan milik Ashok Leyland Stile.

Lebih bagus yang mana ya?

Sabtu, 05 Oktober 2013

Mobilio vs Ertiga vs Avanza vs Spin


Kelas Small MPV makin ramai setelah Suzuki meluncurkan Ertiga, Nissan dengan Evalia, Chevrolet memproduksi Spin, dan hadirnya pula Mazda VX-1. Terakhir, Honda meunurkan MPV andalannya,, Honda Mobilio. Kami akan membandingkan kehebatan empat diantaranya, yaitu Mobilio, Ertiga, Avanza Veloz dan Spin. Bagaimana pertarungannya? Simak terus komparasi ini.

HONDA MOBILIO PRESTIGE CVT





Setelah saat itu ditunggu-tunggu oleh pecinta Honda, Mobilio menampakkan diri pada ajang IIMS 2013. Ternyata tampangnya lumayan mirip dengan sketsa yang pernah diedarkan Honda.  Yaitu memiliki lampu belakang besar, bumper dan gril yang dibedakan dengan Brio namun dengan lampu depan yang sama. Plus lekukan garis jendela belakang yang tak lazim. Tipe tertinggi adalah Mobilio Prestige, yaitu tipe tertnggi di keluarga Mobilio diatas tipe S, E dan E CVT. Perbedaannya ada pada pelek yang lebih mewah. Namun sebenarnya pelek yang terpasang ada Mobilio di IIMS lebih keren dan pas untuk Mobilio.



Perbedaan juga ada pada beberapa aksen krom di foglamp, pintu samping, dan diatas plat nomor belakang. Desainnya secara keseluruhan sudah manis, bahkan pada tipe S yang minim aksesori alias polos. Dipadu dengan pilihan warna memikat, Mobilio secara tampilan lebih keren dari Grand Livina.


Sayang interior masih sama dengan Brio, yang artinya kurang baik. Material plastiknya lebih tipis dari Grand Livina. Ditambah pula headrest yang menyatu dengan jok. 



Jok Mobilio sama dengan milik Brio, di mana sandaran kepala menyatu dengan jok. Dan, pada baris kedua, di atap terdapat blower AC, yang tentu saja tidak dimiliki Brio, memastikan semua ruang kabin menjadi adem. Ruang kaki juga sangat leluasa. Kursi baris ketiga juga cukup ringkas, tapi sudah dilengkapi sandaran kepala dan masih cukup nyaman di duduki orang dewasa. Kalau mau ruang bagasi lebih luas, kursi tinggal dilipat.

Double blower, airbag, seatbelt di seluruh tempat duduk dan reclining seat telah hadir pula di Mobilio. Begitu pula sistem keselamatan seperti ABS. Namun sayang speaker yang dimiliki Mobilio di seluruh tipe hanya dua. Oh ya, pelek alloy diamond-cut 15 inci itu juga belum tentu dimiliki oleh Mobilio versi produksi. Oh ya, Mobilio Prestige tetap memakai mesin 1.497 cc 118 dk i-VTEC. 



SUZUKI ERTIGA GX A/T




Suzuki baru saja mempersenjatai Ertiga dengan transmisi otomatis yang disambut baik oleh konsumen. Seperti Avanza-Xenia, ia masih mengusung transmisi 4-speed konvensional. Konfigurasi giginya adalah P, R, N, D, 3, 2 dan L. Ertiga matik juga sudah dilengkapi tombol overdrive dan free lock. Sayang respon transmisi mobil seharga Rp 185,8 juta ini cukup lambat.



Tidak ada emblem atau stiker yang menunjukkan kalau inilah Ertiga tanpa kopling. Tampilannya sama persis 100 persen dengan Ertiga GX manual. Namun desain buritan sering diprotes konsumen karena visiblilitas lampu belakang yang kurang baik bila dilihat tepat dari belakang.



Selain tuas transmisinya, tidak ada yang berubah dari Ertiga. Tetap berwarna beige dan abu-abu, dengan jok fabric. Pada Ertiga GX ada tombol multifungsi di setir yang tidak ada pada Spin dan Grand Livina.



Secara dimensi ia mirip saja de­ngan para rivalnya. Artinya penumpang di bangku pa­ling belakang tak boleh berpostur di atas 170 cm, atau kepala akan menyentuh atap. Sayangnya lagi, akses ke belakang tak semudah Avanza.

TOYOTA AVANZA VELOZ 1.5 A/T



Avanza Veloz diposisikan sebagai flagship dan punya fitur paling lengkap dibanding saudara-saudaranya. Begitu pula mesinnya yang berkapasitas 1.495 cc, tidak seperti tipe E dan 1.3 G yang hanya 1.298 cc. Bumper depan bernafaskan V-shape jelas memunculkan kesan tersendiri dibanding Avanza E dan G, karena Avanza Veloz terlihat lebih berkarisma.


Begitu pula bumper belakang. Veloz diberi reflektor berbentuk bulat. Lengkungan di sekitar reflektor menambah kesan sporti. Begitu pula lampu belakang yang berbentuk agak segitiga yang sebenarnya hadir di seluruh tipe Avanza dan Xenia.

Interior menganut aksen two-tone dengan kombinasi hitam dan abu-abu. Kabin ini terasa lebih lapang dibanding Avanza lama. Head unit 2-DIN terintegrasi tak seperti Mobilio dan Spin. Namun sayang belum dilengkapi dengan monitor.


Cup holder total ada 14 buah dan tersebar di ketiga baris kursi. Begitu juga dengan area penyimpanan baik di laci maupun doortrim. Untuk masuk ke jok baris ketiga, tinggal tekan sekali tuas di bangku baris kedua lalu tersedia lah akses luas nan leluasa bagi kaki.

CHEVROLET SPIN 1.5 LTZ A/T


Penantang dari Negeri Paman Sam ini menawarkan banyak kelebihan, misalnya banyak pilihan mesin, performa, handling dan fitur. Ia menyediakan mesin 1.2 liter (bensin) 1.3 liter (diesel) dan 1.5 liter (bensin). Ia juga menawarkan speedometer digital, transmisi otomatis 6-speed triptonic yang tidak dimiliki rivalnya. 


Desainnya lebih memberi terobosan daripada pesaingnya yang memilih desain konservatif. Begitu juga di interiornya. Futuristis, apalagi dengan speedometer digital yang stylish, seperti pada Bajaj Pulsar. AC triple blower, lagi-lagi berbeda dengan rivalnya. Posisinya mirip seperti di bus maupun pesawat. Baris ketiga hanya untuk anak-anak, seperti small MPV lainnya. 


Sayangnya, beberapa konsumen mengeluhkan kerasnya jok baris kedua dan tidak bisa dimaju-mundurkan. Padahal itu penting untuk meningkatkan kenyamanan. Untungnya performa terasa cukup kuat untuk mesin 1.485 cc-nya, handlingnya juga mantap.




Seperti disebutkan tadi, bangku baris kedua terasa agak keras dan juga terlalu tegak serta tidak bisa direbahkan. Sedangkan di baris ketiga, ruang kaki atau leg room dirasa terlalu sempit. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa kabin Chevrolet Spin terasa cukup hening. Ditambah dengan hadirnya AC di baris ketiga mengilangkan kesan ‘anak tiri’ untuk penumpang paling belakang. 



Honda Mobilio E Prestige CVT
 Suzuki Ertiga GX
A/T 
Toyota Avanza Veloz 1.5 A/T
Chevrolet Spin LTZ A/T
 Harga
Rp 198 juta 
 Rp 187,8 juta
Rp 195 juta
 Rp 183,8 juta
 Mesin/kapasitas
4 inline/1.497 cc
 4 inline/1.373 cc
4 inline/1.495 cc
 4 inline/1.485 cc
 Tenaga maksimum
118 dk/6.600 rpm
 95 dk/6.000 rpm
104 dk/6.000 rpm
 104 dk/6.000 rpm
 Torsi maksimum
148 Nm/4.400 rpm
 130 Nm/4.000 rpm
136 Nm/4.400 rpm
 141 Nm/4.000 rpm
 Transmisi
CVT/fwd
 4-speed matik/fwd
4-speed matik/rwd
 6-speed matik/fwd
 Panjang/wheelbase
4.390 mm/2.650 mm
 4.265 mm/2.740 mm
4.140 mm/2.665 mm
 4.260 mm/2.620 mm
 Lebar/tinggi
1.680 mm/1.610 mm
 1.695 mm/1.685 mm
1.660 mm/1.695 mm
 1.735 mm/1.664 mm 
 Kapasitas tangki/ban serep
N/A
 45 liter/full size
45 liter/full size
 53 liter/full size
 Ground clearance
189 mm
 185 mm
200 mm
 157 mm
 Ukuran ban
N/A
 185/55 R15
185/65 R15
 195/65 R15 
 Bobot 
N/A
 1.200 kg
N/A
 1.200 kg
 0-100 km/jam
N/A
 13,9 detik
13,6 detik
 13,9 detik
Konsumsi BBM (dalam kota/tol)
N/A
 13,2/19,2 km/l
9,5/14,5 km/l
 9,4/15,7 km/l





Mobilio
Ertiga
Avanza
Spin
Harga
80
90
82
93
Performa
90
80
85
85
Pengendalian
88
85
80
90
Kenyamanan
80
80
75
70
Konsumsi BBM
       90                 95                  85                  85
Akomodasi
85
80
85
80
Desain Eksterior
90
80
80
82
Desain Interior
65
83
80
85
Fitur
90
85
85
85
Fun to Drive
85
80
75
85
Total
843
838
812
840
KESIMPULAN


Walau masih baru, Mobilio ternyata sudah dapat mengalahkan rival-rivalnya. Tenaga terbesar di kelasnya, eksterior yang keren, fitur dan transmisi CVT adalah beberapa keunggulannya. Sementara itu urutan kedua, ketiga dan keempat masing-masing adalah Spin, Ertiga dan Avanza Veloz.