Sponsors

Minggu, 07 September 2014

Pengaruh Tipe Bensin Untuk Performa Mesin


Dalam berkendara, bahan bakar adalah salah satu faktor yang tak boleh dilupakan. Modern ini, bahan bakar untuk kendaraan terbagi dua, yakni bensin dan solar. Karena mayoritas mobil menggunakan bensin, maka penulis akan membahas tentang hal tersebut.

Bensin memiliki kategori penilaian kualitas bahan bakar yang bernama Nilai Oktan. Semakin tinggi nilai oktan, maka kualitas bensin tersebut akan semakin baik dikarenakan bensin tersebut dapat menahan panas dengan lebih baik. Dengan begitu, hal tersebut dapat mencegah efek knocking pada mesin yang dapat merusak dan mengganggu efisiensi dan efektivitas mesin.

Knocking terjadi akibat bensin yang tidak dapat menahan suhu tinggi dari pengompresian udara, sehingga bensin tersebut terbakar sendiri tanpa ada pengapian dari busi. Suhu tinggi yang menyebabkan terjadinya pembakaran sendiri atau autoignition tersebut diakibatkan oleh pengompresian udara. Sehingga jika anda menggunakan bensin dengan nilai oktan rendah, anda tidak bisa memasang perangkat kompresor eksternal seperti turbocharger yang dapat meningkatkan performa mesin.

Salah satu cara jika anda ingin menginstal turbocharger pada mesin adalah dengan menggunakan bensin dengan nilai oktan lebih tinggi. Contohnya Pertamax, Pertamax Plus, maupun Pertamina Dex. Walaupun ada solusi lain yakni memasang intercooler pada sistem turbocharger. Tetapi tidak semua mobil memiliki ruang yang cukup untuk memasang intercooler.

Karena itu penulis merekomendasikan untuk menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan tinggi. Selain menghemat APBN untuk subsidi BBM, memakai bahan bakar beroktan tinggi juga dapat meningkatkan potensi performa mesin anda.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar